PESAN MAKRIFAT NABI KHIDIR BAGIAN 13

KOLOM  HIKMAH

KHAIRA  UMMAH

 

Ahklak  al  Kharima

PESAN  MAKRIFAT NABI  KHIDIR

KEPADA  NABI  MUSA  AS

 

Bagian Ke- Tiga Belas

 

Oleh Moch. Tohir

 

Pesan - Pesan Nabi Khidir ( Lanjutan)

 

21. Barang siapa yang menumpuk-numpuk harta benda, dia sendiri bakal mati tertimbun dengannya hingga dia merasakan akibat dari kerakusannya itu. Sebagaimana kisah kerakusannya Korun, dia seorang yang tamak terhadap harta tidak dipergunakan untuk perjuangan agama Allah, sehingga dia tertimbun hartanya.

 

22. Namun, semua hamba yang selalu mensyukuri kurnia Allah serta memohon kesabaran atas ketentuan-ketentuan Nya, dialah hamba yang zuhud dan patut diteladani.

 

+  Allah pun murka sebagaimana diterangkan dalam surah Ibrahim.

 

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

 

وَاٰ تٰٮكُمْ مِّنْ كُلِّ مَا سَاَ لْـتُمُوْهُ ۗ وَاِ نْ تَعُدُّوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا ۗ اِنَّ الْاِ نْسَا نَ لَـظَلُوْمٌ كَفَّا رٌ

"Dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)."

(QS. Ibrahim 14: Ayat 34)

 

+  Juga sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Muslim mengatakan: “Dari Abi Yahya Shuhaib bin Sinan r.a. berkata,

 

Bersabda Rasulullah s.a.w. sangat mengagumkan keadaan seorang mukmin sebab segala keadaannya untuk ia sangat baik dan tidak mungkin terjadi demikian kecuali bagi seorang mukmin, jika mendapat nikmat ia bersyukur, maka syukur itu lebih baik baginya dan bila menderita kesusahan ia bersabar, maka sabar itu lebih baik baginya”.

 

23. Bukankah orang yang seperti itu mampu mengalahkan Nafsu syahwatnya dan dapat memerangi bujuk rayu syaitan?

 

24. Syaitan membujuk manusia sejak Nabi Adam a.s. diciptakan di syurga, dia iri dengan Nabi Adam kerana Nabi Adam diciptakan lebih sempurna dari dia, bahkan dia (iblis) disuruh bersujud kepada Nabi Adam tidak mahu sebab menurut dia, dia lebih dahulu dan lebih tinggi dari Nabi Adam a.s. kerana dia tercipta dari api.

 

+  Dengan tidak maunya iblis bersujud kepada Nabi Adam, diusirlah dia oleh Allah dari syurga, dan disuruh menempati neraka selamanya.

 

+  Iblis mau menerima itu tapi dia masih meminta tangguh dan dalam penangguhan itu meminta lagi untuk menggoda anak cucu Nabi Adam a.s.

 

25. Dan hanya yang ikhlaslah iblis tidak dapat menggoda, sebagaimana firman Allah di surah Al Hijr ayat 30 – 42 : 30.

 

Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama. 31. Kecuali iblis, ia enggan ikut bersama-sama (malaikat) yang bersujud itu. 32.

 

Allah berfirman : Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut bersujud) bersama-sama mereka yang bersujud itu? 33.

 

Berkata iblis : Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakan dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. 34.

 

Allah berfirman : Keluarlah dari syurga, kerana sesungguhnya kamu terkutuk. 35.

Dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat. 36.

 

Berkata iblis : Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan. 37.

 

Allah berfirman : (kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh. 38.

Sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan. 39.

 

Iblis berkata : Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka. 40.

Kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka. 41.

 

Allah berfirman : Inilah jalan yang lurus, kewajiban Aku lah (menjaganya). 42.

Sesungguhnya hamba-hamba Ku tidak ada kuasa kekuasaan bagimu terhadap mereka kecuali orang-orang yang mengikuti kamu iaitu orang-orang yang sesat.

 

Wallahu  Alam

 

Bersambung

 

 

Sumber:

 

BICARA HIKAM BERSAMA

TN. IR. HJ. ALIAS HASHIM

Hakikat Insan

20 Januari 2017 pukul 10.42