PESAN MAKRIFAT NABI KHIDIR BAGIAN 12

KOLOM  HIKMAH

KHAIRA  UMMAH

 

Ahklak  al  Kharima

PESAN  MAKRIFAT NABI  KHIDIR

KEPADA  NABI  MUSA  AS

 

Bagian Ke- Dua Belas.

 

Oleh Moch. Tohir

 

Pesan - Pesan Nabi Khidir ( Lanjutan)

 

16 . Menahan dan menyingkirkan sifat-sifat yang kurang baik bukan main susahnya kalau tidak dilandasi dengan zikir qalbu, sebab zikir qalbu dapat mengikis sifat-sifat yang kurang baik yang sekian lama membelenggu diri.

 

+  Dengan zikrullah yang dikerjakan di qalbu, di samping menghilangkan sifat-sifat yang kurang baik, sifat-sifat yang baik pun menguasai diri dan menambah ketenangan dan ketenteraman hati.

 

+ Itulah sifat orang-orang arif dan bijaksana, menjadi rahmat bagi semua.

 

+  Orang-orang Arif Billah, orang-orang Sufi kebanyakan adalah para wali Allah yang menjadi rahmat bagi semua orang.

 

17. Apabila orang bodoh datang kepadamu dan mencacimu, redamlah ia dengan penuh kedewasaan serta keteguhan hatimu.

 

+  Meredam kemarahan orang yang memarahi di awali melatih penahanan hawa Nafsu dan meredam keinginan hawa Nafsu yang ingin bergolak.

 

+  Setelah mampu meredam hawa Nafsu, meredam amarah orang lain dengan kelembutan sifat dan keteguhan hati.

 

18 . Hai putera Imran, kamu sadari bahwa ilmu Allah yang kamu miliki hanya sedikit.

 

+  Ilmu yang dipunyai manusia itu hanya sedikit, itu pun Allah lah yang memberinya sedangkan ilmu yang Allah miliki tak terhingga sebagaimana di surah Luqman 27:

 

+  “Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering) nya, nescaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.

 

19. Sesungguhnya menutup-nutupi kekurangan yang ada pada dirimu atau bersikap sewenang-wenang adalah menyiksa diri sendiri.

 

+  Menutupi kekurangan diri sendiri juga sama dengan menutup diri yang tidak mahu menerima dari luar diri.

Akhirnya kebodohan yang didapatkan .

 

+  Sebaiknya sifat terbuka atau keterbukaan dari segala hal akan terbukalah hal-hal yang tersembunyi.

Termasuk dapat terbukanya ilmu Allah maka jangan tutupi dirimu, terbukalah.

 

20. Janganlah kamu buka ilmu ini jika kamu tidak boleh menguncinya.

 

+ Jangan pula kamu kunci pintu ilmu ini jika tidak tahu bagaimana membukanya, hai putera Imran.

 

+  Membuka ilmu adalah tugas seorang guru, mursyid, atau pembimbing.

 

+  Jadi kalau sudah mampu membuka dan menutup ilmu. Kenapa ilmu yang sudah dijalani oleh seseorang murid ditutup?

 

+  Apakah disebabkan si murid ada kesalahan besar yang sudah tidak dapat diajak memperbaiki untuk meluruskan pelajaran ilmunya. Makanya harus ditutup, supaya di belakang hari tidak ada permasalahan yang lebih besar lagi.

 

+  Kalau tidak tahu cara menutup ilmu, jangan sekali-kali membukanya walau tahu cara membuka ilmu tersebut.

 

Wallahu  Alam

 

Bersambung

 

 

Sumber:

 

BICARA HIKAM BERSAMA

TN. IR. HJ. ALIAS HASHIM

Hakikat Insan

20 Januari 2017 pukul 10.42