PESAN MAKRIFAT NABI KHIDIR BAGIAN 10

KOLOM  HIKMAH

KHAIRA  UMMAH

 

Ahklak  al  Kharimah

PESAN MAKRIFAT NABI KHIDIR

KEPADA NABI  MUSA  AS

 

Bagian Ke-Sepuluh

 

Oleh Moch. Tohir.

 

Pesan - Pesan Nabi Khidir (Lanjutan).

 

6. Wahai Musa : Maka janganlah kamu berlama-lama dalam menasihati kaummu.

Berilah nasihat singkat, padat, berisi dan yang penting tidak membosankan.

 

7. Dan ketahuilah bahwa hatimu itu ibarat sebuah bejana yang harus kamu rawat dan pelihara dari hal-hal yang bisa memecahkannya.

+ Iman di dalam hati belum tentu sudah kukuh tanpa dijaga dan dirawat dan dipelihara karena lapisan luar hati masih dipenuhi oleh hawa Nafsu yang selalu mengajak ke arah perbuatan yang kurang baik.

+ Maka dari itu waspadalah dalam menjaga hati jangan sampai hati terpengaruh dari hasutan syaitan yang cara penyusupan penyerangannya melalui hawa Nafsu.

+  Apabila hati sudah terkena pengaruh hawa Nafsu pecahlah hati ini. Dan hati-hatilah dalam menjaganya.

 

8. Kurangilah usaha-usaha duniawimu dan buanglah jauh-jauh di belakangmu, karena dunia ini bukanlah alam yang akan kamu tempati selamanya.

+  Dunia yang kita tempati ini tidaklah selamanya kita tempati dan setelah selesai hidup kita pun pindah di alam lain, maka kumpulkan amal kebajikan untuk modal menuai di akhirat nanti.

+. Jangan buang-buang masa, tanamlah amalmu untuk menggapai kebahagiaan di alam akhirat, apabila tidak ditanami amal kebajikan apa yang diambil di sana kita akan rugi di dunia dan di akhirat.

 

9.Waktu kita di dunia hanya sebentar, tidaklah lama sebagaimana :

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:dh

كَاَ نَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوْۤا اِلَّا عَشِيَّةً اَوْ ضُحٰٮهَا

"Pada hari ketika mereka melihat hari Kiamat itu (karena suasananya hebat), mereka merasa seakan-akan hanya (sgnjutkan kepada orang lain yang menjalani hal yang munkar yang dilarang.

 

10. Bersikap ikhlaslah dan bersabar hati menghadapi kemaksiatan yang dilakukan kaummu.

+ Sabar dalam menghadapi kemaksiatan di lingkungannya, ini bukan berarti diam tetapi sabar dalam bentuk berusaha mencegah dan menggantikan dengan perbuatan yang baik.

+ Apabila mengalami kesulitan, bersabarlah, mencari solusinya dan jalan keluar yang baik.

Wallahu  Alam.

 

 

Bersambung.

Sumber:

Dc HIKAM BERSAMA

TN. IR. HJ. ALIAS HASHIM -

Hakikat Insan -

20 Januari 2017 pukul 10.42