JEMPUT REZEKI ROBAH TAKDIR

KOLOM  HIKMAH

KHAIRA  UMMAH

 

Ahklak  al  Kharimah

JEMPUT REZEKI  ROBAH  TAKDIR

 

Upaya Meluruskan Yang Bengkok

Oleh : Moch. Tohir.

 

Dikutip dari buku Sejarah  Hidup Muhammad karya Muhammad Husein Haekal   ,  ada seorang penulis buku yang sangat terkenal yang berkebangsaan Amerika, non muslim, yang bernama Prof Washington Irving , berpendapat bahwa  :

" Ajaran Islam mengatakan

Rukun Iman yang ke 6 dan terakhir rukun akidah Islam adalah Jabariyah.

Sebagian besar kemenangan Muhammad dalam perang didasarkan pada ajaran ini.

Segala peristiwa yang terjadi dalam hidup sudah ditentukan lebih dulu oleh takdir Allah,

sudah tertulis dalam Papan Abadi sebelum Allah menciptakan alam ini dan

bahwa nasib dan ajal manusia sudah ditentukan, sudah tidak bisa dielakkan lagi.

 

Akan tetapi, ajaran ini mengandung racun yang merusak urat syaraf Muslimin.

Setelah peperangan usai, mereka sudah peka dengan perdamaian, juga sudah peka terhadap kekayaan materi yang diperbolehkan oleh al Qur'an .

+++++

Menurut pendapat para ulama, pendapat Irving ini tidak benar karena hanya didasarkan pada hadis-hadis yang sanadnya tidak kuat  , juga bertentangan dengan al Qur'an.

Walaupun demikian , tidak tertutup kemungkinan bahwa faham seperti ini terlanjur dipercaya oleh sebagian umat Islam karena konon faham inilah yang dipakai oleh para penjajah untuk membodohkan dan memikiskan umat Islam.

Juga konon sebagian besar buku-buku sejarah Muhammad justru banyak diterbitkan oleh para penulis non Islam yang konon pula sengaja memasukkan faham-faham yang bertentangan dengan Islam.

Wallahu Alam.

++++

Untuk meluruskan pendapat yang tidak benar tsb. berikut ditampilkan beberapa ayat al Qur'an dan Hadis, khususnya yang berkaitan dengan masalah rezeki dan takdir sesuai dengan tema artikel ini.

1). Allah Ta’ala telah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya sebagaimana firman-Nya: “Dan Tidak ada suatu binatang melata pun di bumi ini melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya.” (Surah Hud ayat 6).

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW) bersabda: “Allah Ta’ala menetapkan takdir semua mahluk sejak 50.000 tahun sebelum Dia menciptakan langit dan bumi”.

Akan manusia sekarang adalah bagaimana menguatkan ikhtiar (berusaha) dan beramal saleh.

Sebagaimana pesan Rasulullah SAW, seseorang tidaklah meninggal dunia hingga Allah Ta’ala menyempurnakan rezekinya.

Maka jangan pernah merasa lambat datang rezekinya. Bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah dalam mencari rezeki, ambil yang halal dan tinggalkan yang haram.

2). Allah Ta’ala telah mengabarkan kepada manusia:

“Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. Ath-Thalaq ayat 2-3).

Sayyidah Aisyah radhiallahu ‘anha meriwayatkan sebuah hadis, yang mana Rasulullah SAW bersabda: “Bangunlah di pagi hari untuk mencari rezekimu dan melakukan tugasmu, karena hal itu membawa berkah dan kesuksesan (keberuntungan). (HR. At-Thabrani).

“Seusai salat fajar (Subuh) janganlah kamu tidur sehingga melalaikan kamu untuk mencari rezeki.” (HR. At-Thabrani)

 

3). Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

"Apabila sholat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung."

(QS. Al-Jumu'ah 62: Ayat 10)

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah menjelaskan makna ayat tersebut :

Jika kalian telah melaksanakan shalat dan memiliki waktu lengang, maka menyebarlah kalian di bumi, carilah rejeki dari keutamaan Allah dengan sungguh-sungguh dan banyak-banyaklah mengingat Allah dengan ucapan dan lisan kalian di majelis-majelis kalian yang berbeda-beda dengan bertahmid, bertasbih, beristighfar dan dzikir lain yang serupa supaya kalian dapat memenangkan kebaikan dunia-akhirat.

+++++

Takdir Bisa Dirobah Dengan Doa dan Silaturahim.

1).  Dari Tsauban bahwasanya bersabda Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam:

 “Tidak ada yang dapat menolak taqdir (ketentuan) Allah ta’aala selain do’a.

Dan Tidak ada yang dapat menambah (memperpanjang) umur seseorang selain (perbuatan) baik.” (HR Tirmidzi 2065)

2). Rasulullah bersabda, ”Barangsiapa yang berkeinginan untuk dibentangkan rezeki baginya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah menyambung silaturohmi.” (HR. Bukhori Muslim)

+++++

Cara Pasti Untuk Menjemput Rejeki Menurut Islam.

Setiap Muslim agar menjemput rezeki dengan menggunakan semua potensi dan kekuatan yang dimilikinya. Yang pasti, dua kebaikan perlu diperhatikan.

Pertama.

Rezekimu yang didapatkan adalah yang baik.

“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah” 

(QS Al-Baqarah 2: 172)

Kedua.

Untuk mendapatkan rezeki yang baik, hendaknya proses yang dilakukan dengan menggunakan cara-cara yang baik pula.

Rezeki yang halal menghadirkan ketenangan jiwa.

Hidup akan lebih terarah dan menjadikan pintu-pintu keberkahan terbuka semakin lebar.

Selain itu, rezeki yang halal merupakan syarat diterimanya setiap doa oleh Allah SWT.

Kemudian jangan lupa :

1). Berusaha dan berdoa .

Allah berfirman :“Kalau telah ditunaikan shalat Jum’at maka bertebaranlah di muka bumi dan ingatlah Alloh sebanyak-banyaknya agar kalian bahagia.” 

(QS. Al Jumu’ah : 10)

2).Taqwa (Mengikuti Perintahnya dan Laranganya).

Allah berfirman :“Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya.

Dan memberikan rezeki kepadanya dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” 

(QS. Ath Thala : 2)

3).Tawakkal  (Menyerahkan urusannya kepada Allah).

Allah berfirman :”Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Dia akan mencukupi (keperluan)nya.” 

(QS. Ath Thalaq : 3)

4).Bersabar dan Syukur.

Allah berfirman, :“Kalau seandainya kalian bersyukur, sungguh-sungguh Kami akan menambah untuk kalian (nikmat-Ku) dan jika kalian mengingkarinya, sesungguhnya adzab-Ku sangat keras.” 

(QS. Ibrahim : 7)

5). Berinfaq / Sadaqah / Zakat.

Allah berfirman :“Dan apa-apa yang kalian infaqkan dari sebagian harta kalian, maka Allah akan menggantinya.” 

(QS. Saba: 39)

6). Silaturahmi.

Rasulullah bersabda, ”Barangsiapa yang berkeinginan untuk dibentangkan rezeki baginya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah menyambung silaturohmi.” 

(HR. Bukhori Muslim)

7). Ber Do’a dan Istigfar.

Rasulullah bersabda :

“Ya Allah aku meminta kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan amalan yang diterima.” 

(HR. Ibnu Majah dan yang selainnya)

Allah berfirman :“Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.”

(QS. Nuh: 10-12)

Rasulullah bersabda :“Barang siapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah), niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannya kelapangan, dan Allah akan memberinya rezeki (yang halal) dari arah yang tiada disangka-sangka,” .

(HR Ahmad, Abu Dawud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim)

8). Berbuat Kebaikan.

Allah berfirman :“Barang siapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu;

Dan barang siapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan.” 

(QS Al qashash: 84)

 

Rasulullah bersabda :

“Sesungguhnya Allah tidak akan zalim pada hambaNya yang berbuat kebaikan.

Dia akan dibalas dengan diberi rezeki di dunia dan akan dibalas dengan pahala di akhirat.” 

(HR. Ahmad)

9). Bangun Pagi.

Fatimah (Puteri Rasulullah) berkata bahwa saat Rasulullah melihatnya masih terlentang di tempat tidurnya di pagi hari, beliau (S.A.W) mengatakan kepadanya,

“Puteriku, bangunlah dan saksikanlah kemurahan hati Allah, dan janganlah menjadi seperti kebanyakan orang.

Allah membagikan rezeki setiap harinya pada waktu antara mulainya subuh sampai terbitnya matahari.” 

(HR. Al-Baihaqi)

 

 

Sumber :

1).M Husein Haekal - Sejarah Hidup Muhammad -Litera Antar Nusa-Pustaka Nasional.

2).https://www.kompasiana.com › Mencari Rezeki yang Halal dan Baik - Kompasiana.com 19 September 2016.

3). Empat Adab Mencari Rezeki yang Diajarkan Rasulullah - Dream.co.id 20 Jul 2018

4). Hadis-Hadis Pentingnya Mencari  Rezeki - Okezone Muslim 17 Jun 2020

5). Sembilan Cara Pasti Untuk Menjemput Rejeki Menurut Islam - Rabu, 24 Apr 2019 | 14:06 | Oky

Winnetnews.com -