Ragam Makna dan Manfaat Sholat

KOLOM  HIKMAH

KHAIRA  UMMAH

 

Kajian Islam

S   H   O   L   A   T

 

Ragam Makna dan Manfaat

Oleh Moch. Tohir

 

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اِنَّنِيْۤ اَنَا اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ اَنَا فَا عْبُدْنِيْ  ۙ وَاَ قِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِيْ

"Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada Tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah sholat untuk mengingat Aku."

(QS. Ta-Ha 20: Ayat 14)

 

Makna - Makna  Shalat :

Para ulama dan pakar bahasa Arab berbeda pandangan  tentang makna shalat.

Pertama:

Al-shalah adalah ad-du'a. Karena setiap muslim yang sedang melaksanakan shalat selalu berdoa kepada Allah SWT agar melimpahkan rezeki dan melindunginya dan memberinya ganjaran pahala di akherat.

Kedua.

Ash -shalah diambil dari kata ash-shilah atau hubungan. Dengan mendirikan shalat ruh seorang mukmin sedang berhubungan  langsung dengan Allah SWT.

Ketiga.

Ash-shalah berarti ar-rahman, artinya orang mukmin yang sedang shalat adalah orang yang sedang menghadap Allah yang Maha Penyayang melebihi kasih sayang ibu kandungnya  sendiri.

Keempat.

Dalam  kajian tasawuf, shalat adalah  Mi'raj artinya mendaki , Taraqqi menuju Allah . Sebab orang yang sedang shalat bukan hanya menggerakkan tubuhnya tetapi adanya keterkaitan hati dengan Allah SWT.

Oleh karenanya, ketika shalat seorang mukmin bebas berdoa kepada Allah SWT ,  baik mengenai masalah dunia maupun masalah akherat.

 

Rasulullah bersabda :

Setelah membaca Tahiyat dan Tasyahud, seorang mukmin bebas memohonkan semua yang diinginkannya "

Dan alangkah baiknya jika seseorang mukmin memanjatkan doa kepada Allah SWT di saat sujud.

 Rasulullah bersabda:"Jarak terdekat antara hamba dan Tuhannya adalah manakala ia sedang bersujud".

 

Manfaat - Manfaat  Sholat  Antara Lain :

 

Sholat Bermanfaat Bagi Umat Islam dan Masyarakat

Sholat memiliki faedah yang besar bagi manusia yang melakukannya. Baik bagi dirinya maupun masyarakatnya.

Di antara keutamaan sholat adalah membantu mendatangkan ketenangan ketika ada musibah.

Allah SWT berfirman: 

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ

"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu.

Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',”  

 

Dikutip dari buku Ensiklopedi Wanita Muslimah oleh Haya binti Mubarok Al-Barik, ada enam faedah yang didapat dari ibadah sholat, antara lain :

1. Sebagai tanda bersyukur dan terimakasih manusia kepada Allah SWT atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan-Nya 

2. Dengan sholat, manusia akan selalu ingat kepada Allah SWT. Juga dengan itu, semua perbuatannya akan selalu menuruti batas-batas hukum yang telah ditentukan-Nya. Sehingga akan terhindar dari perbuatan keji dan mungkar 

3. Mendidik dan membiasakan manusia hidup teratur dan menghargai waktu 

4. Dengan diharuskannya bersuci bagi setiap orang yang hendak sholat, baik badan, pakaian, maupun tempat, maka dia akan terdidik bersih yang akan menjadi pokok pangkal kesehatan 

5. Menanamkan rasa persamaan dan persatuan dengan mengerjakan sholat berjamaah. Sehingga hilanglah sifat sombong dan takabur.

Serta akan bertambah sifat dan rasa kesosialan 

6. Sewaktu sholat manusia selalu memohon petunjuk dan perlindungan serta bertawakal, menyerahkan diri kepada Allah SWT.

Maka akan lega dan aman tentramlah pikirannya dan akan hilang lenyaplah segala kebingungan dan kegelisahan.

 

Shalat  Sebagai  Pembersih Hati, Munajat dan Pelepas Kerinduan.

Ada 4 Manfaat Sholat Khusyuk yang Diungkap dalam Alquran dan Hadits

Sholat sendiri memiliki banyak manfaatnya, diantaranya adalah bisa membersihkan hati yang dikotori oleh dosa-dosa. 

Seperti diterangkan Ibnu Athaillah As Sakandari dalam kitab al-Hikam: 

الصلاة طهرة للقلوب من أدناس الذنوب واستفتاح لباب الغيوب 

Dalam syarah Al-Hikam, Syekh Abdullah Asy-Syarqawi menjelaskan bahwa sholat sesungguhnya ialah menjadi pembersih hati dari pengaruh dan kotoran duniawi dan dosa, serta sifat-sifat lain yang menjauhkan pelakunya dari pandangan kepada Tuhan Yang Mahaperkasa.

Lebih jauh, dia juga memberikan komentar bahwa sholat sejatinya merupakan pembuka pintu sesuatu yang tak pernah engkau miliki, yaitu berupa makrifat dan rahasia-rahasia Ilahi.

Menurut Syekh Abdullah, makrifat dan rahasia ilahi ini diumpamakan dengan harta karun yang tertutup rapat.

“Jika hati sudah dibersihkan, tutupnya akan diangkat sehingga dia bisa melihat rahasia-rahasia gaib yang tak bisa dilihatnya,” kata Syekh Abdullah dikutip dalam syarah kitab Al-Hikam terbitan TuRos.

 

Dalam kitab Al-Hikam, Ibnu Athaillah juga mengungkapkan bahwa sholat adalah tempat munajat dan kerinduan.

Di dalamnya ruang rahasia meluas dan cahaya-cahaya bersinar. 

Menurut Syekh Abdullah, munajat yang disebut Ibnu Athaillah tersebut bermakna keintiman dan percakapan lembut seorang hamba dengan Tuhannya.

Syekh Abdullah menuturkan, sholat adalah media munajat hamba kepada Tuhan-Nya. Dengan munajat itu, Allah menampakkan sifat-sifat-Nya yang indah sebagai rahmat-Nya kepada para hamba dan seluruh alam semesta.

Dengan munajat itu pula, Allah memasukkan ke dalam batin hamba ilmu-ilmu laduni dan rahasia-rahasia pengetahuan.

 

Shalat Sebagai Penghibur Hati.

Barangsiapa yang mampu memahami dan menghayati dengan baik lautan mutiara hakikat ibadah shalat, maka shalat dipandangannya menjadi suatu aktifitas yang sangat menyenangkan dan ini terjadi pada diri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, 

Beliau bersabda:

جعلت قُرَّة عَيْني فِي الصَّلَاة

Dijadikan sesuatu yang paling menyenangkan hatiku ada pada saat mengerjakan shalat. 

(HR. An-Nasaa`i dan Ahmad dan selain keduanya. Hadits Shahih).

Marilah kita menyelami lautan mutiara hakikat ibadah shalat dan perumpamaan yang mengagumkan yang menggambarkan keindahannya.

Sehingga kita terdorong untuk lebih mencintainya dan melakukannya dengan sebaik-baiknya.

Imam Ibnul Qoyyim  rahimahullah telah membicarakan panjang lebar dalam berbagai kitabnya, diantaranya adalah berikut ini:

Hakikat Shalat.

IbnulQoyyim rahimahullah menguraikan hakikat shalat, “Tidak dapat diragukan bahwa shalat merupakan perkara yang sangat menggembirakan hati bagi orang-orang yang mencintainya dan merupakan kenikmatan ruh bagi orang-orang yang mengesakan Allah, puncak keadaaan orang-orang yang jujur dan parameter keadaan orang-orang yang meniti jalan menuju kepada Allah.

Shalat merupakan rahmat Allah yang dianugerahkan kepada hamba-Nya, Allah memberi petunjuk kepada mereka untuk bisa melaksanakannya dan memperkenalkannya sebagai rahmat bagi mereka dan kehormatan bagi mereka, supaya dengan shalat tersebut mereka memperoleh kemulian dari-Nya dan keberuntungan karena dekat dengan-Nya.

Allah tidak membutuhkan mereka (dalam pelaksanaan shalat), namun justru (hakikatnya shalat tersebut) merupakan anugerah dan karunia Allah untuk mereka.

Dengan shalat, hati seorang hamba dan seluruh anggota tubuh beribadah.  

(Dalam shalat),Allah menjadikan bagian (anugerah) untuk hati lebih sempurna dan lebih besar, yaitu berupa (hati bisa) menghadap kepada Rabb nya Subhanahu, bergembira dan merasakan kelezatan berdekatan dengan-Nya, merasakan nikmat dengan mencintai-Nya, riang gembira menghadap kepada-Nya, tidak berpaling kepada selain-Nya saat beribadah (shalat) serta menyempurnakan hak-hak peribadatan kepada-Nya, sehingga ibadahnya sesuai dengan apa yang Dia ridhoi” (Dzauqush Shalah, Ibnul Qoyyim. Hal. 8).

Shalat Adalah Kebutuhan.

Oleh karena itu, shalat adalah sebuah kebutuhan yang sangat mendasar bagi seorang hamba dan sama sekali bukan sebagai beban yang memberatkannya, bahkan shalat hakikatnya sebuah aktifitas yang sangat menyenangkan hati seorang hamba.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memperumpamakan shalat dengan perumpamaan yang sangat indah, yang menunjukkan bahwa ia adalah sebuah kebutuhan dan kegembiraan hati orang-orang yang beriman, karena dengannya Allah menghapuskan dosa hamba-Nya.

 

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

«أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهَرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ ، يَغْتَسِلُ فِيهِ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسًا ، مَا تَقُولُ ذَلِكَ يُبْقِى مِنْ دَرَنِهِ ؟ ». قَالُوا :لاَ يُبْقِى مِنْ دَرَنِهِ شَيْئًا . قَالَ: « فَذَلِكَ مثل الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ ، يَمْحُو اللَّهُ بِهَا الْخَطَايَا »“Tahukah kalian, seandainya ada sebuah sungai di dekat pintu salah seorang di antara kalian, lalu ia mandi dari air sungai itu setiap hari lima kali, menurut Anda, apakah itu akan menyisakan kotorannya ? 

Para sahabat menjawab, ‘Tidak menyisakan sedikit pun kotorannya.’

Beliau bersabda, ‘Maka begitulah perumpamaan shalat lima waktu, dengannya Allah menghapuskan dosa-dosa (hamba-Nya)’” (HR. Bukhari no. 528 dan Muslim no. 667).

Oleh karena itu, pantas jika shalat yang dilakukan dengan baik bisa mencegah pelakunya dari perbuatan keji dan mungkar.

Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ

“Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar”

(Al-‘Ankabuut:45).

Manfaat - Manfaat Gerakan Shalat Secara Medik.

10 Manfaat Gerakan Salat untuk Kesehatan, Sangat Baik untuk Kesuburan Pria dan Wanita

Manfaat gerakan salat untuk kesehatan diawali dengan membantu melancarkan peredaran darah. Dari gerakan takbiratul ihram, yakni berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan. Gerakan tersebut baik untuk melancarkan aliran darah dan getah bening, serta memperkuat otot lengan.

Manfaat ini juga bisa Anda peroleh dari gerakan sujud. Ketika mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang dan membuat aliran darah kaya oksigen menjadi lancar dan otot jadi tidak kaku. Selain itu, posisi berdiri dengan berat badan bertumpu pada telapak kaki bisa merangsang titik-titik akupuntur.

Baik Untuk Sistem Pencernaan dan Ginjal

Manfaat gerakan salat untuk kesehatan berikutnya ialah baik untuk menjaga sistem pencernaan. Pada gerakan duduk iftirasy dan tawarruk, atau duduk di antara dua sujud, Anda bisa mendapatkan penekanan dinding perut sejajar dengan ginjal, sehingga mengoptimalkan fungsi ginjal. Kemudian menggerakkan isi perut ke arah bawah dan akhirnya membantu pencernaan.

Aliran Darah ke Otak Lebih Lancar

Manfaat gerakan salat untuk kesehatan selanjutnya ialah membantu mengalirkan darah ke otak dengan lebih baik dan lancar.

 

Dikutip dari hellosehat.com, ketika bersujud atau ketika menungging dengan bertumpu pada kedua tangan, lutut, dan kaki, serta dahi yang menempel.

Maka aliran darah menuju otak meningkat, serta aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak.

Sujud yang menempel di lantai ternyata juga baik untuk mengendorkan saraf di muka, mencegah pusing, dan migrain.

Kecerdasan Meningkat

Mengutip dari hellosehat.com, bahwa penelitian yang dilakukan oleh Harvard University, Amerika Serikat, karena sujud dengan posisi jantung yang berada di atas kepala, menyebabkan darah dapat mengalir dengan sangat baik ke otak. Kecerdasan bisa meningkat, disebabkan gerakan ttersebut memudahkan pasokan oksigen mengalir secara optimal.

Mengatasi Nyeri dan Pegal

Apakah Anda sering mengalami pegal-pegal di tubuh? Cobalah teratur menjaga gerakan salat dengan benar untuk mendapat khasiat luar biasanya. Ketika gerakan duduk iftirosyi, terjadi relaksasi paha dan merangsang otot-otot pangkal paha untuk mengurangi rasa nyeri.

Posisi telapak kaki pada iftirosy, otot tungkai Anda meregang dan rileks kembali, menjaga kelenturan serta kekuatan organ-organ gerak. Selain melenturkan saraf di paha juga cekungan lutut, cekungan betis, hingga jari-jari kaki.

Kemudian menyeimbangkan sistem saraf dan tubuh. Dengan adanya tekanan pada vena di atas pangkal kaki, darah memenuhi seluruh telapak kaki mulai dari mata kaki, lalu mengaktifkan kelenjar keringat karena bertemunya lipatan paha dan betis. Saraf yang lentur dan bekerja seimbang, baik untuk mengatasi nyeri dan melancarkan darah.

Membuat Leher dan Kepala Lebih Nyaman

Manfaat gerakan salat ketika Anda melakukan salam di akhir salat, maka otot di sekitar leher dan kepala jadi lebih rileks, serta menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan sederhana ini bisa mencegah sakit kepala.

Posisi Tulang Belakang Kembali Normal

Gerakan salat mampu mengembalikan posisi tulang belakang menjadi normal. Ketika sujud, badan dari belakang rata ke depan, meluruskan tulang belakang dan meregangkan otot hingga rongga perut mengecil.

Ketika gerakan ruku sempurna, dengan tulang belakang lurus dan posisi kepala lurus dengan tulang, hingga segelas air di atasnya tidak tumpah. Kesempurnaan posisi ini baik untuk fungsi tulang belakang atau corpus vertebrae sebagai penyangga tubuh dan pusat saraf.

Adanya proses pelurusan tulang belakang, bisa mencegah terjadinya pengapuran, merawat kelenturan tulang belakang yang berisi medula spinalis, serta menjaga aliran darahnya lebih optimal.

Sebanding Dengan Pengobatan Cina

Menurut Magomed Magomedov, Ph.D, Daghestan State Medical Academy, 61 dari 66 titik unsur dasar yang dikenal dalam pengobatan China terletak di bagian-bagian tubuh yang dibasuh ketika wudhu.

Seorang muslim yang mengajari orang lain cara wudhu dan salat, tanpa sadar telah mentransfer pengetahuan metode pengobatan China yang seharusnya proses itu membutuhkan 15 sampai 20 tahun.

Pengobatan Cina merawat seluruh tubuh sebagai satu kesatuan. Gerakan salat jika disandingkan dengan ilmu tabib sejak masa Dinasti Song (960-1126 SM), seimbang untuk terapi penjajaran kembali tulang, dikutip dari Keajaiban Shalat Menurut Ilmu Kesehatan Cina.

Baik Untuk Kesuburan Wanita

Manfaat gerakan salat untuk kesehatan dapat Anda peroleh dari gerakan ruku dan sujud. Keduanya baik untuk kesuburan atau fertilitas dan kesehatan organ kewanitaan. Kemudian pada bagian payudara, membentuknya lebih baik dan memperbaiki fungsi kelenjar air susu.

Masih berlanjut soal wanita, pinggul dan pinggang terangkat hingga merasakan kontraksi penuh, akan melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam. Hal ini baik untuk persalinan lebih mudah, otot perut kuat dan lebih elastis, serta mempertahankan organ perut pada tempatnya kembali atau fiksasi.

Ketika duduk iftirosyi, terjadi proses memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.

Mencegah Impotensi

Setelah mengungkap lebih dalam mengenai manfaatnya bagi perempuan, ternyata ada pula manfaat gerakan salat khusus pria, yakni mencegah impotensi. Pada gerakan duduk iftirosyi, tumit menekan aliran kandung kemih atau urethra, kelenjar kelamin pria, dan saluran vas deferens untuk mencegah impotensi. Aliran darah yang baik pada bagian tersebut juga baik dalam menjaga kesuburan hormon.

Wallahu Alam.

 

Sumber :

1.Sepuluh manfaat gerakan shalat -  Merdeka com - 15 Pebruari 2020  07:13

2. Aq Indonesia - Qur"an id. Com.

3. Manfaat Sholat - Republika co id -23 Oktober 2020 -08:21.

4. Pengertian Sholat-Seputarpengetahuan co. Id.